Era mobil serta pengguna juga dapat mengubah tombol

Era globalisasi saat ini kecanggihan teknologi sangat berkembang
secara pesat, begitu halnya dengan perkembangan transportasi, terutama
transportasi darat. Mobil merupakan salah satu transportasi darat yang paling
banyak digunakan dan paling sering digunakan oleh manusia, dan dewasa ini
banyak sekali industri-industri mobil yang melakukan berbagai inovasi dan trobosan
baru, masyarakat dunia saat ini terlihat semakin antusias terhadap perkembangan
teknologi transportasi yang ada saat ini, seringkali mereka merasa penasaran
dan ingin mencoba sesuatu yang baru terutama dalam masalah teknologi, padahal
banyak sekali tantangan-tangan yang harus dihadapi sejalan dengan perkembangan
teknologi yang ada saat ini.

Baru-baru ini penulis mendengar adanya informasi tentang adanya
inovasi mobil tak berawak atau kendaraan otonom, sekilas hal ini terdengar
sedikit mustahil, tapi tentu hal ini sangat mungkin terjadi mengingat
perkembangan teknologi yang terjadi saat ini. Sebagai generasi milenial tentu
saja kita ingin sekali mengikuti perkembangan teknologi yang ada walaupun kita
diharuskan merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan hal tersebut, tetapi
kembali lagi bahwa sebuah teknologi pasti terkadang ada miss yang terjadi,
sehingga kita harus memperhatikan bagaimana jika mobil tak berawak tersebut
mengalami suatu gangguan, dari sedikit penjelasan diatas maka penulis ingin
membahas mengenai penggunaan mobil tak berawak dengan mempertimbangkan etika
dan moral.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Tujuan dari penulisan essai ini adalah untuk memahami apa sajakah
alasan seseorang ingin menggunakan dan menaiki mobil tak berawak, serta
mengetahui hambatan-hambatan apa sajakah yang mungkin terjadi dalam
pengembangan dan penggunaan mobil tak berawak.

Mobil tak berawak adalah mobil yang mampu berjalan sendiri tanpa
adanya bantuan manusia ataupun supir yang mengendalikan, dan mampu mendeteksi
dan mengenali kondisi lingkungan sekitar dengan berbagai sistem kontrol dan
sensorik yang dimiliki (Sukoco,2017). Berdasarkan konsep diatas penulis
berasumsi bahwa mobil tak berawak terlihat sangat menarik dan patut untuk
dimiliki.lalu sebenarnya apa alasan seseorang ingin menggunakan dan menaiki
mobil tak berawak tersebut? Berdasarkan informasi yang penulis peroleh, alasan
utama masyarakat ingin menggunakan mobil tak berawak ini ialah karena mobil ini
mampu mencari tempat parkir sendiri, selain itu pengguna juga dapat melakukan
aktivitas lain di dalam mobil serta pengguna juga dapat mengubah tombol secara
otomatis saat terjadi kemacetan di jalan raya. (Sukoco, 2017)  

Selain berbagai dampak positif yang diberikan mobil tak berawak
ini, apakah ada hambatan yang mungkin terjadi dalam pengembangan dan penggunaan
mobil tak berawak? Berdasarkan iformasi yang penulis peroleh tentunya
masyarakat juga harus memperhatikan berbagai hambatan dan dampak negatif yang
ditimbulkan dari penggunaan mobil tak berawak, baik dari segi penerimaan
masyarakat maupun dari segi teknologinya sendiri (Sukoco, 2017) maksut dari
segi penerimaan masyarakat adalah apakah masyarakat mau menerima kehadiran
mobil tak berawak tersebut atau sebaliknya, sedangkan dari segi teknologinya
sendiri tentu saja mobil tak berawak ini dapat terjadi missing atau error, saat
hal tersebut tidak dapat diatasi maka berbagai masalah dapat terjadi, sama
halnya saat mobil tak berawak tersebut dihadapkan dalam berbagai situasi dan
kondisi yang tentu harus memperhatikan nilai-nailai etika dan moral. Contohnya
saat mobil tak berawak harus dihapkan dengan situasi saat di depan sebelah
kanan ada penyebrang , sebelah kiri ada papan pembatas, sedangkan didalam mobil
tak berawak ada beberapa penumpang, pasti akan memakan korban saat mobil tak
berawak tersebut mengalami missing atau error situation, bahkan saat tidak
terjadi errorpun dilematis etika dan moralpun bisa terjadi, mengapa, karena
sebuah mesin atau teknologi tidak mungkin dapat mempertimbangkan etika dan
moral seperti kemampuan yang dimiliki oleh manusia.

Dari beberapa informasi diatas penulis memiliki simpulan awal bahwa
mobil tak berawak memiliki hambatan-hambatan yang tentunya harus
dipertimbangkan secara matang-matang agar tidak menimbulkan persoalan yang
rumit. Berdasarkan simpulan tersebut maka implikasinya ialah kita harus
benar-benar mempertimbangkan kejadian yang akan terjadi saat kita menggunakan
transportasi tak berawak tersebut, dan konsekuensi yang harus dilakukan adalah kita
bisa menggunakan mobil tak berawak tersebut tidak disemua situasi dan kondisi,
adakalanya kita menggunakan mobil manual untuk meminimalisir masalah-masalah
yang terjadi jika kita menggunakan mobil tak berawak. Sudut pandang yang
digunakan adalah sudut pandang penulis sendiri berdasarkan informasi yang didapat.

Jadi kesimpulannya ialah, mobil berawak memang perlu untuk dimiliki
jika kita melihat alasan-alasan yang ada, tetapi selain alasan-alasan diatas
perlu juga dipertimbangkan hambatan-hambatan yang akan terjadi, dimana
hambatan-hambatan tersebut dapat menimbulkan masalah-masalah yang cukup rumit.

Sebagai penulis saya menyarankan agar peredaran mobil tak berawak
ini benar-benar diperlukan ketepatan dalam pengecekan mesin dan otomatisasi,
selain itu mobil tak berawak baiknya digunakan dalam situasi dan kondisi yang
memungkinkan, dan yang tak kalah pentingnya adalah perlu adanya pemahaman dan
kesadaran bagi si pengguna.