Toni sangat besar. Maka dari itu, pemain berkebangsaan

 

Toni Kroos mersaa pesimis jika timnya bisa mengejar El
Barca pada musim 2017 – 2018 ini. Real Madrid memang sudah menjalani kiprah di
gelaran La Liga Spanyol sekarang ini dengan performa mengecewakan. Bagaimana tidak?
Menjelang bergulirnya musim sudah diunggulkan untuk masuk sebagai daftar klub
favorit untuk merebut trofi juara karena berstatus sebagai juara bertahan, tim
yang ditangani oleh Los Blancos justru gagal bersaing dengan para pesaingnya.
Bahkan pada pertandingan teranyar mereka pun mesti menderita kekalahan dari
Villarrreal, yang mana sejatinya mereka sudah diunggulkan untuk memenangkan
laga sebelum pertandingan digelar. Kritik demi kritik secara otomatis terus
menghujani Madrid setelah kalah 0 – 1 di tangan Villarreal.

 

Keadaan itu membuat El Real kemudian tertahan pada posisi
ke 4 di tangga klasemen La Liga musim ini dengan total koleksi 32 poin. Mereka masih
memiliki jarak sejauh 16 poin dari sang rival abadi yaitu FC Barcelona yang
berada di posisi puncak klasemen sementara. Tahu keadaan itu, komentar secara
langsung pun diberikan salah satu pemain Madrid yang berposisi sebagai gelandang
serang, Toni Kroos. Di mana pria berumur 28 tahun itu menyampaikan harapannya
supaya para pemain Madrid dapat bersikap dan berpikir lebih realistis lagi ke
depannya jika berbicara mengenai target mereka untuk mempertahankan gelar juara
Liga Spanyol di musim ini.

 

Seperti yang dilansir dari Football Espana, Kroos
menyatakan pertama-tama tim harus melihat posisi mereka terlebih dulu sekarang.
Setelah itu mereka harus segera kembali fokus pada babak kualifikasi Liga
Champions di musim depan. Menurut pemikirannya, hal itu sangat pantas dijadikan
sebagai target untuk sisa musim 2017 – 2018 ini. 19 poin yang menjadi jarak
terbentang antara klub bergelar Los Merengues dengan El Barca memang sangat
besar. Maka dari itu, pemain berkebangsaan Jerman tersebut merasa yakin bahwa
sekarang ini bukan waktu untuk memikirkan sesuatu yang besar, tetapi setidaknya
klub harus finish di zona Liga Champions musim mendatang.

 

Toni Kroos secara otomatis mengindikasikan jika timnya
sudah menurunkan target mereka sekarang ini. Dalam 18 pertandingan yang sudah
dijalani di La Liga, Los Blancos memang hanya bisa menduduki urutan keempat
pada klasemen sementara. Tim mengumpulkan 32 poin serta sudah ketinggalan
sangat jauh dari Barcelona di urutan tertinggi. Selisih poin itulah yang
membuat pemain sepak bola kelahiran Greifswald, Jerman pada tanggal 4 Januari
1990 menginginkan skuadnya untuk menetapkan lolos di peringkat empat besar pada
musim 2017 – 2018 ini sebagai target realistis sekarang. Menurut penilaiannya,
tim sangat penting untuk tetap bertahan di posisi 4 besar. Real Madrid sendiri
memang sedang mengalami masa paceklik karena terus menampilkan performa minor.

 

Usai ditundukkan Villarreal pada pertandingan
terakhirnya, Zinedine Zidane selaku sang peramu taktik pun kebingungan untuk
menjelaskannya. Menurut penilaiannya, para pemain sudah melakukan segala
sesuatunya yang terbaik, dan memiliki peluang untuk mencetak gol, namun si
kulit bundar seolah memang enggan masuk ke dalam gawang tim tamu pada
pertandingan itu. Hal buruk tersebut kemudian berlanjut hingga menyulitkan para
pemain didikannya. Tetapi Zidane mengaku tak ingin menyalahkan pemain mana pun
atas hasil minor yang diperoleh pada pertandingan tersebut. Mantan playmaker
Juve itu menyebut kekalahan tersebut sangat sulit diterima karena ia menilai
tim sama sekali tak pantas mendapat pukulan telak seperti itu.