Yasmine biasanya berkomunikasi dengan diri-sendiri atau menanggapi dan

Yasmine Qurrataayyun106117022Ilmu komunikasi1. Definisi dan karakteristik dari tujuh konteks komunikasi• Komunikasi Intrapersonal adalah komunikasi dengan diri sendiri yang akan selalu dilakukan sepanjang hidup yang merupakan dasar komunikasi antarpribadi dan komunikasi konteks-konteks lainnya. Kemampuan berkomunikasi dengan orang lain bergantung pada kemampuan berkomunikasi kita dengan diri-sendiri. Sebelum berkomunikasi dengan orang lain kita biasanya berkomunikasi dengan diri-sendiri atau menanggapi dan menentukan makna pesan orang lain. Karakteristik yang terdapat di komunikasi intrapersonal adalaha) Berubah,b) Tidak lengkapc) Pribadi dan subjektifGambaran kita berkembang dalam usaha kita menyesuaikan diri dengan situasi yang kita jumpai dalam kehidupan. Tidak selalu kita dihadapkan kepada situasi yang sama, dan gambaran dan aturan yang kita kembangkan sebagai hasil dari pengalaman menjadi sangat bervariasi dari orang ke orang.d) Produk socialKita tidak hanya dipengaruhi pengalaman informal, perkembangan pengalaman juga dipengaruhi oleh pendidikan formal dan pelatihan. Proses social ini mengarahkan perhatian kita dalam cara yang sangat selektif, hanya menyoroti fenomena dan situasi tertentu sambil mengabaikan yang lainnya, membentuk representasi kita denagn cara yang halus maupun tidak begitu halus sepanjang perjalanan hidup kita. e) Stabil dan KakuGambaran kita cukup mapan, kehadiran pesan baru umumnya tidakbanyak menghasilkan perubahan yang mendasar. Peta gambaran dan kebiasaan yang kuat cenderung membmbing kita kea rah pesan dan sumber pesan yang secara umum sejalan dengan representasi atau teori pribadi yang telah kita kembangkan. Kecenderungan mengabaikan atau mendistorsi informasi yang bertentangan atau tidak mendukung gambaran kita. • Komunikasi interpersonal adalah sebagai batu loncatan dimana semua jenis relasi terbentuk, berkembang, tumbuh dan kadang memburuk. Komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal ataupun nonverbal. Karakteristik yang terdapat di komunikasi interpersonal adalaha) Adanya pihak-pihak berkomunikasi pada jarak yang dekatb) Adanya kedekatan hubungan • Komunikasi kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama, yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama (adanya saling kebergantungan), mengenal satu sama lainnya, dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut, meskipun setiap anggota boleh jadi punya peran berbeda. Karakteristik yang dimiliki komunikasi kelompok adalaha) Tujuan bersamab) Adanya manajemen berfungsi menyebarkan kewenangan kepada berbagai tingkatan orang. • Komunikasi organisasi adalah komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi,  melakukan interaksi yang dibutuhkan untuk mengarahkan suatu kelompok menuju serangkaian tujuan bersama yang terstruktur.  Karakteristik yang terdapat di komunikasi organisasi adalaha) Tujuan bersamab) Para anggota mempunyai peran penting dan tanggung jawab.• Komunikasi publik adalah komunikasi antara seorang pembicara dengan sejumlah besar orang (khalayak).  Karakteristik yang terdapat di komunikasi publik adalah: a) Bersifat formal, b) Terjadi di ruang public atau tempat umum seperti auditorium, kelas, lapangan, dll,c) Perlunya keterampilan dan keberanaian bagi pengirim pesan.d) Jumlah penerima pesan.e) Interaksi pengirim pesan dengan penerima pesan atau audience.• Komunikasi antar budaya adalah komunikasi yang terjadi antara dua orang dengan dua budaya yang berbeda. Namun hal ini terbatas karena memiliki latar belakang budaya yang berbeda. Semakin besar perbedaan budaya yang ada. Maka, semakin besar kendala berkomunikasi kedua individu tersebut. (Catatan: Komunikasi Antar Budaya, Tanggal : 17 November 2017, Dosen Dr. Adde Oriza Rio)Karakteristik yang terdapat pada komunikasi antar budaya adalaha) Budaya itu kompleks dan bersegi banyak.Komplektivitas budaya adalah sesuatu yang paling terlihat dan paling berpotensi bermasalah dalam komunikasi pada tingkatan masyarakat. Perbedaan bahasa sering melibatkan isu-isu mendasar seperti, kebiasaan social, kehidupan keluarga, pakaian, kebiasaan makan, struktur kelas, orientasi public, agama, dan adat istiadat, filosofi ekonomi, kepercayaan, dan system nilai. Jika kita memeriksa ola komuniksi verbal dan non-verbal dari budaya manapun, akan terlihat ada pola yang sama pada kompleksivitas dan asosiasinya. Hal tersebut dapat memengaruhi dan pada gilirannya dipengaruhi oleh agam dimensi budaya. Meski setiap budaya itu unik dalam beberapa hal, asih dimungkinkan untuk mengindentifikasi pola-pola umum kesamaan dan perbedaannya. Dalam hal orientasi komunikasi budaya dapat dijelaskan dalam tiga cabang tema : konteks tinggi dan rendahnya, orientasi individu dan kolektif dan perspektif waktu monokronik atau polikronik.  b) Budaya tidak terlihat.Ciri khas budaya yang ikut berpastisipasi pada komunikasi hubungan, organisasi, kelompok, atau masyarakat itu tidak dapat terlihat bagi masing-masing anggota ini. Bagi setiap budaya, akan memberikan banyak pengaruhnya secara halus dan meresap serta sering kita tidak sadari dari pengaruhnya. Kita hanya memperoleh begitu saja dan tanpa terasa budaya sudah  megarahkan dan membentuk hidup kita. c) Budaya bersifat subjektif.Tumbuh dengan budaya kita secara apa ada, kita tidak menyadari sifat subjektifnya. Bagi orang yang ada di dalam budaya nya, bagian-bagian budayanya adalah rasional dan sangat bisa dimengerti. Namun tidaklah demikian bagi ‘orang luar’. Pola-pola, kode-kode, dan kenyataan budaya yang kita gunakan dan kita terima begitu saja adalah bukanlah soal keharusan ‘benar’ dan ‘salah’. Pendekatan yang lebih teoritis memandang budaya sebagai cara. Leluhur kita menciptakan budaya dalam cara-cara tertentu. d) Budaya mengalami perubahan sepanjang waktu.Kita membawa pengaruh budaaya pada saat kita berpartisipasi dalam sejumlah hubungan, kelompok, atau organisasi. Sebagai individu pastinya akan berubah, kita memberikan dorongan bagi perubahan budaya dimana kita menjadi bagiannya. Dapat disimpulkan, masing-masing orang merupakan agen perubahan budaya. Bagi sifat yang secara alami, perubahan secara berangsur-angsur pada satu budaya tak mungkin dihindarkan, sedangkan perubahan pada budaya lain terjadi secara lebih sengaja dengan secara menyeluruh dan mendasar.   2. Komunikasi adalah budaya.a) Budaya dalam sudut pandang komunikasi adalah gabungan yang kompleks atau menyeluruh dari symbol-simbol umum, pengetahuan, cerita rakyat, adat, bahasa, pola pengolahan, ritual, kebiasaan dan pola perilaku lain yang berkaitan dan member identitas bersama kepada sebuah kelompok orang tertentu pada satu titik waktu tertentu. Menurut Spencer budaya adalah suatu sistem yang terdiri dari gagasan-gagasan, nilai-nilai, keyakinan-keyakinan, kebiasaan-keiasaan, dan bahasa yang diteruskan dari generasi ke generasi dengan perubahan dan perkembangan yang mencerminkan dan memelihara suatu cara hidup yang tertentu. Menurut Taylor, suatu konsep mengenai pengetahuan, keyakinan, seni, ajaran moral, hukum, adat istiadat dan segala kemampuan serta kebiasaan yang menyatu secara menyeluruh dan kompleks yang dihayati oleh anggota-anggota dari suatu masyarakat. Menurut Koentjaraningrat, keseluruhan system gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.  (Catatan: Komunikasi Antar Budaya, Tanggal : 17 November 2017, Dosen Dr. Adde Oriza Rio)b) Hubungan budaya dan komunikasi adalah suatu hal yang kompleks atau menyeluruh. Budaya adalah sesuatu yang diperoleh dari kegiatan-kegiatan komunikasi yang berlangsung di dalam hubungan, kelompok, organisasi, dan masyarakat. Tanpa komunikasi beserta teknologinya, menjadi tidak mungkin untuk menyampaikan bagian-bagian kecil budaya dari satu tempat ke tempat lain, atau dari satu keturunan ke keturunan lainnya. Secara waktu bersamaan,  pola, dan perilaku komunikasi perseorangan kita berkembang saat kita beradaptasi kepada tuntutan budaya dan peluang kita jumpai dalam  kehidupan kita sehari-hari. Dapat disimpulkan bahwa kedua hal tersebut saling mempengaruhi secara saling mendefinisikan secara timbal balik, antara budaya dan komunikasi manusia. Melalui komunikasi kita membentuk budaya kita dan budaya membentuk pola-pola komunikasi kita.  Kesepakatan dan kovensi yang menjadi dasar dari komunikasi,  merupakan terdapat dalam budaya. Budaya dikreasikan, dibagikan, dipelihara, dan diubah denan melalui komunikasi.  (Catatan: Komunikasi Antar Budaya, Tanggal : 17 November 2017, Dosen Dr. Adde Oriza Rio)c) Sikap merespon perbedaan budaya dalam berkomunikasi.Memiliki perbedaan bahasa, agama, kebiasaan, adat, leluhur, kelompok, organisasi dengan orang lain bukan berarti kita harus menghindari mereka. Kita harus berbaur dengan mereka. Pertama, mencoba mengenali atau memahami dan penanaman budaya oleh berbagai sumber kebudayaan luar dengan melakukan sosialisasi budaya. Seperti halnya, mengetahui kebiasaan yang sering mereka lakukan dan tujuan mereka melakukan kebiasaan tersebut, makna dari ritual yang mereka lakukan, hal apa saja yang mereka yakini. Berusaha menghargai  budaya yang  dimiliki orang lain. Kebanyakan orang menganggap budaya yang mereka miliki adalah salah satu identitas diri mereka, Jika seseorang melecehkan atau menghina jati diri mereka pastinya tidak akan diam begitu saja. sehingga kita perlu menghormati budaya mereka miliki walaupun kita bukan bagian dari budaya mereka. Jangan menilai suatu budaya dengan kacamata atau perspektif budaya yang kita miliki. Karena dalam konteks budaya tidak ada yang namanya benar ataupun salah.3. Teknologi komunikasi di masyarakata) Teknologi Teknologi adalah segala sesuatu yang mengekstensi manusia, perkembangannya tidak bisa dibanding, sifatnya deterministic dalam hidup manusia terutama dalam membentuk budaya baru. Karena teknologi ditentukan dengan totalitas kerja indera manusia. Konsep ini disebut “Sensorium”. Menurut Arnold Pacey, buatan manusia untuk memenuhi kepentingan manusia. Oleh sebab itu, teknologi berangkat dari dan di tentukan oleh budaya manusia yang menjadi pencipta dan penggunaan di teknologi tersebut. Dengan kata lain bukan teknologi yang deterministik terhadap budaya tetapi budayalah yang bersifat deterministik terhadap teknologi baik di segi penciptaan, pengembangan, maupun penggunaannya. Jadi bisa dapat kita simpulkan bahwa teknologi sebuah barang yang dapat mengekstensi manusia. (Catatan: Teknologi Komunikasi dari Masyarakat, Tanggal 28 November 2017, Dosen Dr. Adde Oriza Rio)b) Keunikan teknologi komunikasi Teknologi komunikasi dapat menembus ruang dan waktu. Contohnya adalahpostingan photo di social media yang sudah diupload sejak dua tahun lalu, namun orang lain tetap dapat melihat foto di akun tersebut. Ruang pada social media tidak memiliki ruang secara realita atau dan social media dapat. Teknologi juga dapat menembus jarak. Contohnya Mahasiswa berwarga Negara Indonesia yang kuliah di luar negeri yang dapat berkomunikasi dengan keluarganya yang berada di Indonesia yang berjarak ribuan kilometer dan berbeda benua melalui telepon. Secara logika hal tersebut terkesan mustahil. Namun hal ini terjadi berkat penemuan Alexander Graham Bell yang dapat menembus jarak. Teknologi komunikasi memiliki banyak kegunaan selain berfungsi sebagai alat berkomunikasi. Contohnya adalah smartphone. Sekarang handphone tidak hanya digunakan sebagai alat pengiriman pesan namun handphone juga dapatdigunakan sebagai alat penunjang kehidupan kita sehari seperti, mencari informasi, transportasi dengan menggunakan aplikasi ojek online, berbelanja online dengan harga murah, dan sebagai hiburan. Teknologi komunikasi dapat mengjangkau dan menghubungkan secara global.  Internet. c) Opini Menurut saya mengenai peluang dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat kontemporer sebagai akibat dari perkembangan teknologi komunikasi yang berlangsung adalah kehidupan yang berubah, sistem ekonomi, budaya, interaksi antarpribadi.  Kehidupan manusia berubah semenjak munculnya teknologi komunikasi. Perilaku manusia berubah dengan dipermudahnya kegiatan sehari. Contohnya siswa yang malas mengerjakan pekerjaan rumah karena adanya internet.  Dulu, siswa ketika mengerjakan tugasnya mereka akan mencoba membaca buku sebagai referensi dan mereka langsung mengerjakan tugas tersebut. Sekarang, siswa dengan mudah mengetikan kata kunci pada search engine seperti google, dan langsung mencopy-paste kalimat yang ada di satu blog.   Interaksi antarpribadi juga ikut berubah karena adanya social media.  Orang-orang lebih suka berbicara di grup chat ketimbang berbicara dengan tatap muka. Selain itu, mereka lebih suka menciptakan kehidupan dalam dunia virtual dibanding menjalankan realita kehidupannya. Adanya tindak kejahatan baru yaitu Cyber crime yang merupakan tindak kejahatan yang dilakukan melalui internet sebagai media para pelaku. Contohnya membajak situs, menyebarkan virus, penipuan di social media. Namun di satu sisi perkembangan teknologi komunikasi memiliki peluang untuk masyarakat kontemporer. Seperti di bidang ekonomi, politik, Dalam bidang ekonomi, dapat mempermudah penjual para pengusaha kreatif yang secara mandiri. Bidang politik, masyarakat dapat mencurahkan keluh-kesahya di social media mengenai kinerja pemerintahan saat itu.